Dinas Kebudayaan
Kota Samarinda
Pemerintah Kota Samarinda

KEBUDAYAAN

Ke atas

Festival Jaranan se-Kaltim

   Administrator
27 October 2019

Sumber Foto: Dinas Kebudayaan Kota Samarinda

Gelar adat dan tradisi 2019 kompetisi festival jaranan se-Kaltim baru saja digelar. Dengan memperebutkan trophy bergilir Walikota Syaharie Jaang. Digelar dihalaman Museum Samarinda  Jalan Bhayangkara Kel. Bugis Kota Samarinda Kalimantan Timur pada tanggal 27 Oktober 2019. Kompetisi ini di buka oleh Wakil Walikota Samarinda Muhammad Barkati yang ditandai dengan sabetan pecut.  Acara ini bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur, Dinas Pariwisata Kota Samarinda, Ika Pakarti, Paguyuban Jaranan Kota Samarinda, dan Dinas Kebudayaan Kota Samarinda.

Pelaksanaan pembukaan kompetisi festival jaranan dimulai dari jam 09.00 pagi s/d selesai dengan  Penampilan dari kesenian Jaranan Wahyu Nur Budoyo beralamat Jalan Batu Besaung rt. 41 Samarinda Utara. Acara ini sangat ramai mengingat antusias masyarakat yang menonton kesenian  jaranan tersebut. Masyarakat yang menyaksikan pertunjukkan kesenian jaranan ini terdiri dari berbagai kalangan usia mulai dari anak-anak hingga dewasa. Kesenian jaranan ini tidak pernah sepi dan selalu ramai dari para penonton, hal tersebut terlihat dari banyaknya penonton yang terus berdatangan menikmati sajian atraksi, instrumen musik, tembang/syair, busana, dan tokoh. Sebagian besar penarinya adalah laki-laki dan perempuan yang dirias dan menggunakan atribut anyaman bambu menyerupai kuda dan pecut.

Setelah pembukaan acara ini, kelanjutannya akan berlangsung dan diselenggarakan di Taman Borneo Kebun Raya Samarinda mulai tanggal 3 November hingga akhir Bulan Desember 2019 dan dilaksanakan pada hari Sabtu dan Minggu secara terus-menerus.

Di harapkan dengan adanya pergelaran kompetisi festival jaranan sebagai bentuk  melestarikan adat dan tradisi berasal dari Jawa Timur agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman serta mengenalkan adat dan tradisi kesenian jaranan ini ke generasi anak muda dimana dapat menumbuhkan minat generasi anak muda terhadap kesenian daerah.

 

70  Kunjungan
0  Komentar
Tidak Tersedia dalam mode landscape